banner 728x250
Berita  

Kemenhub dan Pemprov Jawa Barat Sepakat Kembangkan Transportasi Terpadu, Fokus pada Reaktivasi Jalur Kereta dan Optimalisasi Bandara Kertajati

banner 120x600
banner 468x60

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menandatangani Nota Kesepakatan Pengembangan Transportasi di Provinsi Jawa Barat, yang menitikberatkan pada reaktivasi sejumlah jalur kereta api di wilayah tersebut.

“Penandatanganan nota kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Tujuannya untuk mempercepat pengembangan sistem perkeretaapian yang efisien, berkelanjutan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Menhub Dudy dalam acara yang berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung, pada Jumat (10/10).

banner 325x300

Menhub menjelaskan, salah satu jalur prioritas yang akan direaktivasi adalah jalur Padalarang–Cicalengka, yang juga akan dielektrifikasi agar lebih ramah lingkungan. Selain itu, jalur Cianjur–Sukabumi–Bogor juga termasuk dalam daftar reaktivasi. Ia menargetkan proyek ini dapat diselesaikan paling lambat awal tahun 2027.

“Melalui program ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, layanan transportasi meningkat, dan roda perekonomian Jawa Barat semakin berkembang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub Dudy juga menyoroti pentingnya optimalisasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, khususnya untuk mendukung penerbangan haji dan umrah. Ia turut berdialog dengan para pelaku usaha serta penyelenggara travel haji dan umrah se-Jawa Barat untuk memperkuat kerja sama lintas sektor.

“Bandara akan beroperasi optimal jika terdapat pergerakan penerbangan yang berkelanjutan dan dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, pengelola bandara, maskapai, maupun penyelenggara travel. Dengan kolaborasi yang baik, Bandara Kertajati dapat menjadi pintu gerbang utama masyarakat Jawa Barat menuju tanah suci,” tutur Menhub.

Menhub juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Dedi beserta jajaran pemerintah daerah, PT KAI, serta para direksi BUMN dan BUMD yang berperan aktif dalam kerja sama ini. Ia berharap kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan sistem transportasi yang maju, andal, dan berdaya saing di Jawa Barat.

“Semoga pertemuan ini tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi menjadi langkah nyata yang membawa perubahan besar,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan komitmen Pemprov Jawa Barat untuk mendukung pengembangan sistem transportasi terpadu, termasuk reaktivasi jalur kereta dan optimalisasi BIJB Kertajati.

“Kami berharap konektivitas transportasi darat di Jawa Barat terus meningkat sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor industri, pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Selain itu, kami ingin Bandara Kertajati menjadi pusat kegiatan penerbangan haji dan umrah,” ungkapnya.

Acara penandatanganan turut dihadiri oleh bupati dan wali kota se-Jawa Barat, Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, serta perwakilan dari BUMN dan BUMD.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *